Pada usia remaja, seseorang akan menemui gangguan kepribadian. Sering kali seorang remaja sering mengalami kecurigaan dan kecemburuan yang sangat berlebih. Menurut para psikolog dan psikiater perilaku yang pencuriga adalah suatu hasil orang yang mengalami gangguan kepribadian jenis paranoid (paranoid personality). Gangguan kepribadian adalah suatu perilaku atau cara berinteraksi dengan orang lain dengan perilaku yang kaku. Karena sifat kaku itulah yang mengahalangi seorang remaja dalam berinteraksi.
Salah satu gangguan itu ialah paranoid. Paranoid adalah suatu sikap yang penuh dengan prasangka, dan memiliki rasa curiga yang berlebihan namun tidak pada tempatnya. Pribadi paranoid tidak mudah menerima hal-hal baru dari orang lain. Ia hanya merasakan kenyamanan pada dirinya. Ia selalu merasa jika orang lain memiliki maksud-maksud tertentu. Hanya prasangka-prasangka negatif yang selalu dirasakan individu paranoid terhadap orang baru. Selain itu, pribadi paranoid memiliki sikap posesif yang tinggi. Ia merasa memiliki kekuasaan yang lebih besar dibandingkan dengan orang lain. Ciri yang lain dari pribadi paranoid dapat dilihat dari kepribadianya yang sering menimbulkan masalah dan menganggu orang lain.
Gangguan kepribadian ini timbul pada masa kanak-kanak dan berlanjut hingga memasuki masa dewasa. Paranoid memiliki rasa yang begitu peka terhadap sebuah kegagalan dan penolakan. Bahkan individu yang memiliki sikap paranoid cenderung menyimpan dendam. Memiliki banyak musuh merupakan ciri kepribadian paranoid.
Individu paranoid lebih mudah merasa tersinggung dan sakit hati yang tidak mudah untuk dilupakan.
Hanya prasangka-prasangka buruk yang ada difikiran pribadi paranoid. Ia tidak bisa menerima kritikan dari orang lain. Menganggap hanya dirinya yang paling benar. Jika ia dikritik,ditolak atau mengecewakanya pribadi paranoid menggangap jika harga dirinya telah di injak-injak. Walaupun ia dihadapkan dengan peristiwa yang baik, namun tetap saja fikiranya hanya terpaku pada prasangka. Masalah yang sering dihadapi oleh pribadi paranoid ialah dibidang pekerjaan dan pernikahanya. Seorang istri/suami memiliki kecemburuan yang sangat berlebihan terhadap pasanganya. Tidak ada kepercayaan dari suatu komitmen yang telah dibangun. Pribadi paranoid merasa jika pasangan akan mengkhianati komitmen.
Padahal dalam suatu hubungan kepercayaan diantara satu sama lain harus diterapkan. Paranoid dapat menyebabkan kerusakan hubungan rumah tangga. Karena sudah tidak adanya lagi kepercayaan. Padahal prasangka yang selalu menyelimuti hatinya sebenarnya hanyalah suatu pikiran yang benar-benar diyakini, sehinggal menimbulkan kecurigaan-kecurigaan yang membuatnya takut pada suatu kegagalan.
Salah satu gangguan itu ialah paranoid. Paranoid adalah suatu sikap yang penuh dengan prasangka, dan memiliki rasa curiga yang berlebihan namun tidak pada tempatnya. Pribadi paranoid tidak mudah menerima hal-hal baru dari orang lain. Ia hanya merasakan kenyamanan pada dirinya. Ia selalu merasa jika orang lain memiliki maksud-maksud tertentu. Hanya prasangka-prasangka negatif yang selalu dirasakan individu paranoid terhadap orang baru. Selain itu, pribadi paranoid memiliki sikap posesif yang tinggi. Ia merasa memiliki kekuasaan yang lebih besar dibandingkan dengan orang lain. Ciri yang lain dari pribadi paranoid dapat dilihat dari kepribadianya yang sering menimbulkan masalah dan menganggu orang lain.
Gangguan kepribadian ini timbul pada masa kanak-kanak dan berlanjut hingga memasuki masa dewasa. Paranoid memiliki rasa yang begitu peka terhadap sebuah kegagalan dan penolakan. Bahkan individu yang memiliki sikap paranoid cenderung menyimpan dendam. Memiliki banyak musuh merupakan ciri kepribadian paranoid.
Individu paranoid lebih mudah merasa tersinggung dan sakit hati yang tidak mudah untuk dilupakan.
Hanya prasangka-prasangka buruk yang ada difikiran pribadi paranoid. Ia tidak bisa menerima kritikan dari orang lain. Menganggap hanya dirinya yang paling benar. Jika ia dikritik,ditolak atau mengecewakanya pribadi paranoid menggangap jika harga dirinya telah di injak-injak. Walaupun ia dihadapkan dengan peristiwa yang baik, namun tetap saja fikiranya hanya terpaku pada prasangka. Masalah yang sering dihadapi oleh pribadi paranoid ialah dibidang pekerjaan dan pernikahanya. Seorang istri/suami memiliki kecemburuan yang sangat berlebihan terhadap pasanganya. Tidak ada kepercayaan dari suatu komitmen yang telah dibangun. Pribadi paranoid merasa jika pasangan akan mengkhianati komitmen.
Padahal dalam suatu hubungan kepercayaan diantara satu sama lain harus diterapkan. Paranoid dapat menyebabkan kerusakan hubungan rumah tangga. Karena sudah tidak adanya lagi kepercayaan. Padahal prasangka yang selalu menyelimuti hatinya sebenarnya hanyalah suatu pikiran yang benar-benar diyakini, sehinggal menimbulkan kecurigaan-kecurigaan yang membuatnya takut pada suatu kegagalan.
Komentar
Posting Komentar